Petualangan Sejati

Wahana Hiburan, Informasi, dan Edukasi

  • ALMANAK

    June 2008
    M T W T F S S
         
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • MENU

  • GUDANG

  • asah

Ketua KPU Akui Sering Dapat SMS Teror

Posted by andriesdwiputra on June 9, 2008

Ketua KPU Akui Sering Dapat SMS Teror

10 Mei 2008 08:04:04

Pemilihan Umum Raya (Pemira) akan segera bergulir pada 14-15 Mei. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sibuk mempersiapkan segala sesuatunya, tidak terkecuali, Andreas Dwi Putra yang akrab disapa Roger ini. Jabatan Ketua KPU tahun ini membuat kehidupannya terfokuskan pada satu halnya yakni bagaimana suksesnya Pemira tahun ini. Hingga sering terlewat kuliah pun rela dilakukan mengingat pentingnya pesta demokrasi yang menentukan nasib Ormawa (Organisasi Mahasisiwa) ITS.

Gedung SCC, ITS Online – Mahasiswa Berprestasi 2 Jurusan Teknik Sistem Perkapalan 2008 ini mengungkapkan sebagai Ketua KPU memiliki misi, memberikan warna pada Pemira ITS tahun ini. Setelah melalui uji kelayakan, dirinya beserta sepuluh anggota KPU lainnya bekerjasama menyukseskan Pemira tahun ini. Menjadi ketua KPU, Roger membuat perubahan positif dan inovatif agar terciptanya warna pada Pemira tahun ini, “Tentunya kita ingin lebih sukses dan berbeda dengan KPU tahun lalu,” ujar mahasiswa yang gemar Catur dan Pencak Silat ini.

Perubahan yang terjadi menurut Roger adalah terbukanya KPU sekarang ke semua lapisan, sehingga tidak ada lagi kesan tertutup, serta penjalinan komunikasi yang aktual dengan Legislatif Mahasiswa (LM), Makamah Konstitusi Mahasiswa (MKM), serta BEM ITS. “Kita juga sering menggelar diskusi dan sosialisasi pada dewan presidium, selain ada KPU Corner dan kotak saran yang diletakkan di sembilan titik strategis merupakan awal perubahan inovatif dari KPU,” tandas mahasiswa yang pernah menjabat di Departemen Ristek BEM ITS ini.

Anak kedua dari empat bersaudara ini mengaku selama menjadi Ketua KPU sering mendapatkan SMS teror dari oknum yang tak bertanggung jawab. Roger menyebut dirinya tidak begitu peduli dengan SMS teror itu, tapi akan menyikapi kalau memang dari rakyat ITS ada yang ingin menyampaikan saran dan kritik yang membangun. “Setiap kritik dan saran yang masuk akan kita tampung dan sikapi, bukan halnya dengan SMS teror yang tidak jelas seperti itu,” pungkas mahasiswa angkatan 2005 ini.

Menangapi upaya beberapa oknum yang ingin menggagalkan Pemira, Roger mengungkapkan atas nama pribadi tidak akan membiarkan itu terjadi. “Jika mereka datang ke KPU, mereka jual saya beli,” tegas Roger. Roger menambahkan seharusnya mahasiswa ITS menyukseskan dan menjaga Pemira tahun ini menjadi lebih demokrasi, aman, dan damai.

Rutinitas kerja KPU dalam beberapa hari ini menjadi lebih gencar, mengingat tinggal hitungan hari lagi Pemira akan digelar. “Kesibukan kita sehari-hari ini adalah fiksasi kotak suara dan surat suara termasuk persiapan pemungutan suara yang akan digelar di 28 distrik ITS,” ungkap mahasiswa yang pernah mengikuti Kejuaran Pencak Silat ini . Selain itu penyelesain kasus pelanggaran dan melayani pengaduan menjadi kerja KPU sehari-hari.

Roger, hanya dapat berharap agar pemira tahun ini dapat berjalan lacar. Tambah Roger, setiap calon harus bersikap dewasa, siap kalah dan siap menang. Pada calon Presiden BEM juga Roger mengingatkan agar dapat mengendalikan massanya agar tidak membuat kericuhan, yang hampir tiap tahun terjadi pada Pemira. “Saban tahun kericuhan terjadi, saya harapkan tahun ini mahasiswa ITS dapat bersikap kooperatif dalam menyukseskan Pemira,” jelas pria kelahiran Palembang, 3 April 1987.

Tidak hanya itu Roger juga meminta agar mahasiswa ITS menggunakan hak pilihnya pada pemungutan suara nanti, karena nasib Ormawa ditentukan oleh rakyat ITS sendiri. “Saya berharap pemilihan tahun ini mampu menampung 50 persen suara dari 15.924 pemilih aktif,” terang mahasiswa yang sering mengukir prestasi semenjak SMP ini.

Dalam mengerjakan tugasnya sebagai Ketua KPU seringkali Roger meningalkan kuliah, bukan berarti dirinya tidak dapat membagi waktu melainkan terkadang kepentingan KPU acap kali penting dan mendesak. “Selama ini saya belum merasakan hambatan yang berarti dalam KPU, hanya ada beberapa tugas gambar yang masih keteteran belum dikerjakan,” imbuh mahasiswa yang menargetkan dirinya diwisuda Maret 2009 ini. (fn/rif)

(sumber : ITS Online)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: