Petualangan Sejati

Wahana Hiburan, Informasi, dan Edukasi

  • ALMANAK

    June 2008
    M T W T F S S
         
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • MENU

  • GUDANG

  • asah

Turbocharger

Posted by andriesdwiputra on June 7, 2008

Definisi

Turbocharge adalah suatu mesin yang berfungsi untuk menaikkan tekanan udara masuk motor, yang akan digunakan untuk pembakaran.

Komponen utama dari turbocharge adalah kompressor dan turbin, seperti yang terlihat dibawah, gabungan dua komponen tersebut sering juga disebut sebagai turbo blower.

Untuk menaikkan tekanan udara masuk ke engine, peralatan yang dipergunakan biasanya adalah supercharger dan turbocharge; dimana supercharger, adalah suatu kompresor yang mendapatkan tenaga dari putaran mesin itu sendiri, jadi kerja dari supercharge akan mengurangi daya yang dihasilkan oleh mesin itu. Berbeda dengan turbo charge yang memperoleh daya dari turbin yang digerakkan oleh gas buang mesin (meskipun harga awalnya jauh lebih mahal)

Cara Kerja

Turbocharge yang terdiri dari unit turbin dan unit kompresor; kompressor yang berfungsi untuk memampatkan udara digerakkan oleh unit turbin. Unit turbin digerakkan oleh ekspansi udara yang mempunyai kecepatan, temperatur dan tekanan tinggi yang merupakan udara hasil pembakaran dari motor.

(klik gambar disamping untuk melihat animasi cara kerja dari turbo charge, untuk kembali tekan back bottom pada navigator anda)

Unit turbin dan unit kompresor mempunyai satu poros, sehingga bila unit turbin digerakkan oleh gas buang motor, maka unit kompresor akan ikut bergerak pula. Unit kompresor itu akan mendorong dengan paksa udara untuk masuk ke dalam rumah siput, sehingga volume udara akan mengecil sehingga menghasilkan udara yang bertekanan tinggi.

Aplikasi pada Motor Diesel

Bagian dasar dari langkah motor pembakaran dalam adalah suplai udara segar dan pergantian keluaran gas. Hal ini disebut sebagai proses pergantian gas. Scavenging merupakan proses pergantian keluaran gas dengan memutar udara segar. Charging merupakan proses pengisian mesin silinder dengan mengisi atau menggantinya dengan udara segar yang telah dikompresi. Dengan supercharging akan lebih banyak massa udara yang disuplai ke dalam silinder dengan perputaran pada kondisi di bawah tekanan.

Pada mesin-mesin kuno, pengambilan udara segar hanya pada kondisi tekanan atmosfer. Pada mesin-mesin modern menggunakan gas keluaran sebagai penggerak turbocharge untuk mensuplai udara segar yang bertekanan untuk proses scavange dan supercharge. Hal ini dapat diterapkan pada motor dua langkah maupun empat langkah.

Pada dasarnya turbocharge pertama kali diterapkan pada motor diesel dua langkah, coba perhatikan lagi pada materi kuliah diesel engine akan terlihat dimana proses pembilasan pada motor diesel dua langkah tidak sempurna, disebabkan oleh panjangnya alur pembilasan dan besarnya volume udara yang harus dibilas, maka timbul pemikiran untuk membilas dengan menggunakan tekanan, sehingga proses pembilasan diharapkan berlangsung lebih bagus. Ternyata dengan penekanan tersebut massa oksigen yang terikut pada volume udara yang sama lebih besar, sehingga bahan bakar yang dibakar juga akan lebih banyak jadi tenaga yang diperoleh dengan mesin yang sama akan lebih besar.

Pada mesin-mesin kuno dahulu, turbocharge  biasanya hanya merupakan asesoris untuk menambah tenaga saja, sehingga apabila turbocharge nya rusak atau tidak dapat berfungsi kapal masih dapat berjalan dengan normal, hanya lebih lambat saja dari sempurna. Untuk mesin sekarang, karena terbukti dengan penggunaan turbocharge dapat meningkatkan tenaga sampai 30 %, maka turbocharge merupakan bagian dari desain; dengan kata lain tenaga yang sama dapat dihasilkan dengan dimensi mesin yang 30 % lebih kecil, hal ini sangat menguntungkan untuk aplikasi di kapal dimana masalah berat dan ukuran adalah sangat penting. Konsekuensi dari hal itu adalah apabila turbocharge rusak, maka boleh dikatakan mesin menjadi tidak dapat bekerja karena pasokan oksigen seperti yang didesain untuk mesin tersebut tidak tercapai; mesin tidak dapat bekerja.


Instalasi Turbocharge pada Motor Diesel di Kapal

Gambar di bawah adalah salah satu contoh istalasi turbocharge di motor diesel di kapal (klik mouse anda pada gambar untuk mendapatkan animasi dari proses)

Pada kondisi operasi normal, dimana kecepatan dan temperatur serta kecepatan dari gas buang sudah mencukupi, operasi (kerja) dari kompresor untuk mensuplai udara sepenuhnya disuplai oleh turbin. Udara yang di tekan biasanya akan memanas, apabila hal tersebut dibiarkan maka udara akan mengembang kembali.

Untuk mencegah hal tersebut, sebelum masuk ke engine di lewatkan dahulu ke penukar kalor (udara didinginkan oleh air laut yang disirkulasikan), pada kasus ini karena yang didinginkan adalah udara yang digunakan untuk charging engine, maka pendinginnya disebut sebagai charge air cooler.

Pada saat motor diesel tidak dapat menghasilkan gas buang yang cukup temperatur, kecepatan maupun tekanannya; sehingga turbin tidak mampu memasok tenaga yang mencukupi bagi kompresor agar dapat menghasilkan udara bertekanan, biasanya di pasang juga auxilliary blower.

Auxilliary blower ini mempunyai penggerak sendiri yang berupa elektro motor,  Kondisi seperti awal start; maupun pada saat putaran motor rendah seperti pada saat mau memasuki maupun meninggalkan pelabuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: